TOT The Constitutional XII: Membangun Kapasitas Kader Melalui Pelatihan Berbasis Praktik

 


Training of Trainer (TOT) Konstitusi XII memasuki hari kedua pada 2 Oktober 2026 dengan tiga sesi berturut-turut yang berlangsung mulai pukul 19.30 hingga 23.00 WITA. Dokumentasi kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini tidak sekedar menyampaikan materi secara satu arah, melainkan merancang proses belajar yang menuntut keterlibatan peserta aktif.

Metode Persidangan: Hukum Acara dalam Praktik

Sesi pertama, Metode Persidangan, disampaikan oleh Muhammad Parham pada pukul 19.30 hingga 20.30. Ruang kegiatan ditata menyerupai ruang sidang, lengkap dengan meja majelis dan peserta yang memerankan unsur-unsur konferensi. Pendekatan simulatif ini patut dipandang tepat. Hukum acara merupakan bidang yang sulit dipahami hanya melalui pembacaan pasal. Dengan mengalami langsung peran sebagai pihak maupun majelis, peserta memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai alasan dibalik setiap tahapan prosedur.

Manajemen Forum: Menjaga Mutu Musyawarah


Sesi kedua, Manajemen Forum, dibawakan oleh Dhea Patricia, SH, pada pukul 20.50 hingga 21.50. Peserta duduk melingkar dan terlibat dalam diskusi interaktif. Materi ini relevan dengan realitas kemahasiswaan organisasi, tempat forum kerap berjalan tanpa arah atau didominasi oleh sebagian peserta saja. Kecakapan memimpin forum, mengatur waktu, serta menjamin kesempatan berbicara yang adil merupakan prasyarat bagi budaya deliberatif yang sehat di lingkungan kampus.

Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi: Penguatan Visi

Sesi ketiga, Materi Kepemimpinan Manajemen Organisasi, disampaikan oleh Fadli Dason, SH, pada pukul 22.00 hingga 23.00. Diskusi kelompok dan dokumentasi bersama di akhir sesi menunjukkan suasana yang kolaboratif. Susunan ketiga sesi pun mencerminkan alur yang logis: penguasaan substansi melalui perdamaian, penguatan teknik melalui forum manajemen, kemudian pembentukan visi melalui kepemimpinan organisasi.

Secara keseluruhan, hari kedua TOT The Constitutional XII menampilkan rencana pelatihan yang seimbang antara pengetahuan, keterampilan, dan kepemimpinan. Keberhasilan kegiatan ini pada akhirnya akan diukur dari kemampuan para peserta untuk meneruskan ilmu dan pengalaman yang diperoleh kepada kader-kader berikutnya.

0 Komentar